The Reason Why, The Oranges to Get, and The Path to Take

~Jurnal 3, Pekan 3, Kelas Telur-telur, Bunda Cekatan.

Pekan ini dibawa lagi melanglang buana ke tiga tahun yang lalu.

Saat bingung menentukan kurikulum belajar yang “gue banget”, sampai harus menepi dulu, bertapa, melalui serangkaian perenungan dan konsultasi ~berkepanjangan~ panjang.

Ketemu sih.

Alhamdulillah.

Just because, I have to change!

Itu alasan utamanya.

Karena kalau ngga berubah, ya mau jadi apa atuh hidup teh, meuni asa gini-gini aja. Panjang ceritanya lah kalau dibahas mah.

Intinya, saya harus berubah.

Menjadi pribadi yang lebih baik, buat keluarga : orang tua, suami, dan anak-anak saya.

Terbaik, jika perubahan ini selaras dengan tujuan dan misi penciptaan yang Allah tetapkan atas saya.

*

Jadi berdasarkan bidang-bidang keterampilan yang harus dikuasai, jingga ini adalah untuk menentukan ilmu-ilmu apa saja terkait bidang tersebut, yang harus dipelajari.

Ada lima.

#1 – Agama / Ibadah

Meliputi tazkiyatun nafs, adab menuntut ilmu, minhajul muslim, teknis ibadah, ketauhidan, dan siroh nabawiyah.

#2 – Natural Prophetic Attachment Parenting

Meliputi komunikasi efektif-empatik-produktif, prophetic parenting, natural parenting, attachment parenting, dan teknis tumbuh kembang anak.

#3 – Manajemen Rumah Tangga

Meliputi manajemen waktu, meal planning, decluttering, dan family projects.

#4 – Home Education

Meliputi Fitrah Based Education, pendidikan rumahan, portofolio anak, dan talents mapping.

#5 – Blogging for Business

Meliputi kepenulisan, web development, marketing, dan social media.

*

Kenapa kok banyak banget?

Hehe, memang banyak yang harus dipelajari.

Terus terang, overwhelmed beberapa tahun belakangan juga sepertinya karena kebanyakan materi yang–rasanya–harus dipelajari.

Terus merasa waktunya sedikit, ngga cukup. Akhirnya, bukannya mencicil, malah menunda.

Then here I am, again.

Ya gitulah.

Kata Ibu Septi, harus ada prioritas.

Dan berdasarkan coret-coret, sudah ada prioritas. Sudah ada jadwal. Petanya sudah mulai tampak lebih jelas dibandingkan sebelumnya.

Tapi masih butuh waktu untuk merapikan.

Bismillaah..

Semoga bisa segera terlaksana.

~ Astameva untuk Bunda Cekatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *